Sabtu, 19 Maret 2016

DAY 5 NAMI ISLAND & PETITE FRANCE

DAY 5 NAMI ISLAND & PETITE FRANCE

27 MAY 2015

Tujuan utama ke korea itu ya ksini hihihi.. tau kan film winter sonata. Nah kami akan pergi ke tempat shootingnya winter sonata itu. pengennya sih pas winter, meskipun sekarang bukan winter tapi gpplah... Bae Yeong Jun, im coming...

winter sonata
Ternyata perjalanan ke name island itu jauh dan ribet! Jadi saya sarankan untuk yang mau ke nami island tapi ga mau pake ribet mending ikut tour nami island, banyak kok di internet. Dianter jemput pake shuttle. Beres. Harganya juga ga mahal-mahal amat dibanding dengan pergi sendiri. Tapi booking musti 2 hari sebelum berangkat. Nah karena saya sebelumnya ga tau, baru mau booking pas hari H, ya kagak bisa. Jadi terpaksa ngebolang naik kereta + shuttle + naik ferry. Ribet lah musti gonta ganti kereta. Tapi sejujurnya saya pribadi sih seneng2 aja, tapi suami kayaknya bukan tipe yang mau ribet. Hehehe..




Oke jadi perjalanan yang ditempuh dengan ngebolang ini jadi 2,5jam (+gonta ganti kereta+naik bis+ferry) pertama naik kereta menuju stasiun gapyeng, nah menuju statiun gapyeong ini rada ribet ya, musti diperhatiin ganti2 keretanya dari stasiun mana. Liat di peta subway seoul.

Sampai di gapyeong bisa naik taxi. Tapi saran saya mending naik shuttle tour. Bisa sekalian ke petite france dan tujuan2 wisata lainnya yang ada di daftar tournya, cuma sekali bayar tapi bisa keliling kota gapyeong ini. Saya lupa bayarnya brp, yang jelas lebih murah dari naik Taxi kok. Tinggal tunjukin tiket kita bisa naik turun di bus stop yang udh ditentukan. Bus stop nya berhenti di feri terminal adalah utk yang menuju ke nami island. Beli tiket feri lalu nyebrang deh ke nami island. Sebentar kok cuma 15menit, seru deh. 

didlm bus shuttle
ini kapal ferry nya, super cute

Sampai di nami island disambut pohon-[ohon pinus tinggi dengan taman yang asri, kyk kebun raya bogor hehe… tapi bagi yang suka drama korea winter sonata, ini kena banget di hati… hihihi…


deretan pinus




Jangan lupa untuk makan siang, BBQ dsini. beli souvenir jg buat kenang kenangan. Karena souvenir disini ga dijual di toko souvenir di Seoul.

banyak patung boneka salju

bae yeong jun!




Setelah dari nami island kami menuju ke Petite france (penggemar drama korea angkat tangan!). Ini tempat shootingnya Secret garden, my love from the starts dll  . Tempatnya lucu, cewe bgt sih. Suami pun seneng karna liat saya girang bgt ksini. Haha so sweet. saya yakin pasti dia lebih seru ke mall dibanding ksini. Haha. Maaf ya tapi ini film favorit jadi wajib ksini. Hihihihi.

film yang pernah shooting dsini

petite france






Ada pertunjukan puppet shownya tiap jam 4 sore. Lucu. Sebenernya ingin berlama-lama dsini sampai malam sambil makan di cafenya. Tapi karena shuttle bus terakhir nya hanya beroperasi sampai jam 6 jadi saya buru-buru pulang. dari pada harus naik taxi keluar ongkos lagi.

puppet show


Perjalanan pulang ditempuh 2,5jam lagi dengan segala keribetan transportasinya, naik bus, kereta ganti2 statiun. Tired but fun!!

Jumat, 18 Maret 2016

DAY 4 GAMACHEON CULTURE VILLAGE. BUSAN STATION, SEOUL, MYEONGDONG lagi…

Badan udah mulai lelah, kaki mulai pegel, rasanya pengen tidur smpe siang, males-malesan di hotel ini, terlalu nyaman untuk ditinggal. Hehehe
Pukul 8 pagi kami mencari quick breakfast di convenient store, onigiri salmon, murceee dan lumayan kenyang bo.
Yuko makan nasi + telur panggang (kesukaan baru Yuko)
Lalu kami menuju gamcheon culture village mengacu pada peta yang kami dapat dari stasiun Busan. Dan….. Kami lupa membawa charger pocket wifi kmrn, jadi hari ini bener-bener hanya mengandalkan peta. hiks




GAMCHEON CULTURE VILLAGE
Tempat ini salah satu tempat wisata yang unik untuk dikunjungi, warga di Busan ini menyebutnya Santorini of the East, karena bentuk bangunannya yang mirip dengan bangunan di Santorini. Banyak sekali area yang cantik untuk berfoto, selfie, atau sekedar menikmati keindahan rumah-rumah yang berderet warna warni dan terlukis gambar gambar yang lucu sambil minum teh atau ice Americano (ini minuman yang cukup pupoler di korea, tidak seperti di Indo, es kopi dsini lebih ringan dan segar). Ada beberapa restoran atau cafĂ© yang harganya tergolong lebih murah dari seoul. Kabarnya dulu area ini adalah area yang memiliki banyak seniman namun miskin dan kumuh. Pemerintah setempat mencari cara bagaimana agar area ini dapat dikunjungi oleh turis, seniman setempat akhirnya bersama-sama untuk membuat preoject membangun tema area “machu pichu nya Busan” dengan mengecat dan melukis rumah mereka lebih menarik. Walaupun sekarang lebih banyak yang menjuluki Santorini of the East dari pada Machu Pichu of Busan. Hehe gagal focus turisnya… Dan terbukti sekarang Gamcheon menjadi tempat wisata yang sangan unik untuk dikunjungi.

pertama kali naik bus di korea
Untuk mengunjungi tempat ini cukup mudah, saya menaiki subway menuju Goejeong, exit 6, disambung dengan local bis Sakha 1 atau 1-1, nah mencari bis ini agak membingungkan, biar lebih yakin Tanya orang local, walaupun mereka jarang ada yang bisa berbahasa inggis, tapi kita bisa cari tau dengan tulis di note Bus Sakha 1-1 tunjukan kepada mereka. Kemudian liat respon mereka. Mereka akan menunjukan di halte mana kami harus menuggu bus itu. Kalo respon mereka cuma bengong dan bilang cesuhamnida mending pindah ke orang local lain. Hehe..

Saat menaiki bus, kami bertemu sepasang  traveler dari Malaysia, mereka pun sedang menuju ke Gamcheon, tapi mereka tidak tahu harus turun dimana. Saya pun tidak tau, tapi saya tau pintu masuk Gamcheoun seperti apa. Dan Alhamdulillah haltenya pun pas di seberang pintu masuk Gamcheon jadi saya langsung turun di situ. Traveler dari Malaysia itu saya ajak untuk turun karena saya yakin ini tempatnya.






Kami membeli peta seharga berapa ya lupa pokoknya kalo dirupiahin sekitar Rp.5000 (2015) aja. Biar ga tersesat.
Karena sudah siang, Sebelum masuk lebih dalam kami mampir ke sebuah restoran kimbab untuk makan siang. Saya memesan keju kimbab. Minum disediakan gratis refill, air putih dinginbangeett. Kontras sama suhu udara siang di busan yang lumayan terik. Saat memesan makanan saya bingung memilih menu untuk Yuko, kemudian ahjuma di dapur membuatkan bola nasi + nori untuk yuko, disajikan dengan kuah kaldu ikan yang gurih di gelas terpisah (iya digelas, bukan dimangkok, hehehe). “this for your baby, very good. Its FREE” kata si ahjuma. wah baik banget ahjuma itu.. terharu.




Disekitar sini banyak tempat wisata lain yang menarik untuk dikunjungi seperti BISS, jalgachi market, dll tapi karena waktu mepet, jadi kami langsung menuju Busan station untuk kembali ke Seoul. Dan jalan kembali ke busan station ini membingungkan sodara-sodara, ada mungkin 30 menit kami bolak balik di sekitar gamcheon hanya untuk mencari halte yang tepat, jalan ke sana kesini liat peta. Mungkin karena udah lelah jadi males banget nanya-nanya dan menunggu bus. Jadi kami memilih naik Taxi ajaaa… beres. hehehe


terlalu banyak spot yang cantik untuk di foto, tiap sudut di araea ini keren-keren.