Kamis, 12 Juni 2014

TIPS MEMBAWA BAYI TRAVELING DENGAN PESAWAT

setelah sukses beberapa kali travelling ( lebih dari 8 kali penerbangan sebelum beranjak setahun) dengan pesawat sejak usia 4bulan sampai skrg usia 16bulan maka saya memberanikan diri untuk menulis artikel ini. semoga bermanfaat. hehehe 

*foto yuko berumur 8bln perjalanan JKT-DENPASAR

Perjalanan udara dengan anak kecil memang repot kelihatannya, apalagi perjalanan dengan bayi dibawah setahun. kebayang repot saat ia menangis, poop, rewel di pesawat. namun ketika dijalani semuanya tidak begitu merepotkan kok, krn bayi dibawah satu tahun waktu tidurnya masih sering dan lama, jadi buatlah bayi agar tertidur dalam pesawat,

cerita ini adalah pengalaman saya saat usianya 4bulan kurang 1 hari. Yuko bepergian pertama kali dengan pesawat dari denpasar dengan tujuan bandung. lama perjalanan udara sekitar 2jam. 

*foto yuko usia 4bulan perjalanan DPS-BANDUNG

apa saja yg perlu dipersiapkan? 

1. Susu. krn Yuko masih ASI jadi pd malam sebelum hari H saya menyiapkan bbrp stok asi utk dibawa ke bandara. FYI: scanning XRAY utk penerbangan dalam negri dan luar negeri ternyata mengijinkan asi utk di bawa masuk ke atas kabin :) syukurlah. (sy kurang tau brp ml, namun pada saat itu saya membawa hinga 240ml dalam kantung ASI beku)
2. Tas bayi yang berisi perlengkapan ganti popok. botol susu. minyak telon. dll. Jika bepergian keluar negeri cairan tdk boleh lebih dari 10ml per botol sampai 10botol atau total 100ml, maka masukan cairan2 tsb dlm botol kecil. masukan ke dalam tas yg dapat dibawa keatas kabin
3. Penutup telinga. pakai penutup telinga saat take off, utk meminimalisir tekanan udara
4. bantal kecil. bantal utk mengganjal pada saat bayi tidur atau menyusui
5. cover menyusui.
6. stroller model buggy. yg mudah dilipat
7. mainan bayi

* foto yuko saat lepas landas, setelah diberi minum lsg tertidur lelap sampai pesawat mendarat kembali

- Saat check in mintalah tempat di window agar bayi dapat melihat jendela sebagai hiburan tersendiri dan juga agar si ibu nyaman pada saat menyusui tidak terlihat org yang lalu lalang. Krn suami saya pasti agak was-was jika saya menyusui di tempat umum. haha.. Bagi yang membawa stroller mintalah label bagasi utk stroller agar stroller bisa dimasukan bagasi oleh petugas saat kita bawa ke dlm pesawat. 
- Saat masuk ruang boarding ajaklah si kecil bermain, buat ia terjaga sampai pada saat msk pesawat.
- Ketika masuk pesawat posisikan ibu dan bayi senyaman mungkin.
- Tidurkan bayi segera mungkin saat sudah duduk dalam pesawat, utk menghindari kebingungan masa take off dan perubahan tekanan udara.
- beri minum/susui bayi pada saat lepas landas dan pendaratan. dan susuilah sesering mungkin utk mengindari tekanan udara pada telinga bayi. kegiatan menelan susu akan mengurangi tekanan udara pada telinga 

* foto yuko usia 6bulan perjalanan DPS-BANDUNG


Senin, 09 Juni 2014

Cloud forest, Garden by the bay

turun dari MRT marina bay, byks ekali tulisn menuju garden by the bay, ternyata jalannya lumayan bikin kaki pegel hehe, krn sebelumnya kami sudah menjelajah sentosa island.
sesampai di garden by the bay, kami berhenti sejenak liat peta. Krn ga kuat liat lokasi peta yg kayaknya perjalanan ke forest dome dan flower dome lumayan jauh. jadi kami lsg menuju tujuan menggunakan shuttle $2/org return hanya sampai pukul 5. sdngkan skrg pukul 4. kyknya ga mungkin utk pakai shuttle balik. jd musti siapin kaki utk jln plg.

pemandangan garden bagus, tp krn panas jd agak males foto2. pengennya duduk dan menikmati angin sepoysepoy.. hehe (ga ada angin jg sih)
begitu msk tiketing booth forest dome udara yg terasa lsg berubah drastis, dingiiiin bgt kyk di puncak. WOW. disambut air terjun yg penampakannya indaaaaah bgt. dan ini semua bikin manusia, hebat yah..


kita bisa naik ke puncak forest loh. ga perlu jalan kaki krn ada lift utk sampai keatas hehe.. ini yg saya suka di singapore, mrk mempunyai fasilitas lengkap dimana pun selalu stroller friendly dan wheelchair friendly (dan kaki pegel friendly) huhuu... 

bayangan saya diatas forest itu seperti negeri khayangan, tp ternyata hanyai ini


 

ga seru bgt bagian top forestnya ya... dan lsg bikin males utk liat tiap2 levelnya.. seharusnya utk turun kebawah kita jalan kaki. sambil menikmati pemandangan tiap2 level. tp kyknya isinya yas ama aja gitu2 aja, jadi saya memutuskan utk turun lagi menggunakan lift. hihihi. 
maaf ya ga bs share apa yg ada di tiap level. mungkin bisa search di google wkwkwk.